10 Buku perlu kamu baca sekali saja dalam hidup

Buku yang membuat kamu melihat dunia dari sisi berbeda.

"Pengetahuan memperkaya keberadaan"

  • Jean-Paul Sartre

Saat Yukari masih mungil atau katakanlah anak-anak. Penasaran mengapa kita membeli sesuatu dengan uang, menyembah Tuhan yang tak ada nampaknya , kenapa orang menikah dan beranak padahal luar biasa sulitnya ngurus anak bahkan ada yang ngaku orang tua baik anaknya hidup seperti taik serta perilaku orang dewasa yang membingungkan lainya.

Pertanyaan ,metafisik dan axiologis, ini menjadi salah satu pendorong Yukari senang membaca. Membaca satu buku , yang bernama kitab suci, yang mengakui mengetahui segenap langit dan bumi serta merasa puas dengan itu merupakan keangkuhan intelektual.

Maka untuk itu Yukari menyarankan sepuluh buku yang bisa menjadi bahan saduran menjawab luasnya ketidaktahuan kita pada dunia ini. Untuk menghadapi dunia yang terlalu luas untuk logika manusia yang terbatas ini. Mari kita asah untuk melihat keseberang dimensi lain sebab membaca adalah jendela dunia.

Dunia Sophie karya Jostein Gardneer

Buku ini masuk daftar pertama karena keterjangkauanya dan keluasanya. Dunia Sophie merupakan novel berunsur filosofis yang membahas perkembangan pengetahuan manusia melalui para filsuf dan sejarahnya.

Hal-hal seperti apakah pikiran atau pengalaman yang paling benar?, bagaimana kita menentukan kita mengetahui sesuatu? dan metode berpikir lainya. Hal terpentingnya ialah buku ini mengajak kita mempertanyakan kembali apa yang kita ketahui dan memastikan bagaimana itu bisa diketahui.

Buku ini cukup tebal ada 700 halaman sehingga tak bisa Yukari jabarkan keseluruhan terlebih apa Yukari tulis diatas merupakan tafsiran yang sangat sederhana. Tapi itu bukan masalah, kamu bisa membacanya sendiri terlebih ini bukan buku yang berat untuk dibaca.

TL;DR: Buku ini menantang cara berpikir dengan mengenalkan pemikiran filosofis.

Sapiens karya Yuval Noah Harari

Apa yang mebuat manusia lebih digdaya dengan hewan lain? kecuali pikiran mereka.

Yuval mengungkap sejarah kemunculan manusia dan menguliti sejarahnya dengan saduran yang sistematis. Manusia menciptakan Tuhan, Imperium dan Uang -- produk dari kenyataan yang dibayangkan, yang mendorong spesiesnya bertahan hingga sekarang.

Di buku ini menjelaskan secara mengejutkan bahwa revolusi agrarialah yang menjinakan manusia untuk menetap pada suatu tempat. Layaknya kucing yang berkuasa, tanaman padi di aliri air, dilindungi dari hama ataupun pengerat ataupun cuaca buruk dan generasinya terjamin oleh manusia menantikan secanting beras untuk hidup, manusia bak anjing oleh padi.

Dari Padi hingga akhir dari kapitalisme, apakah manusia selama ini bahagia? Sejarah tak punya kewajiban untuk itu, Hegel telah salah.

Eksistensialisme adalah Humanisme karya Jean-Paul Sartre

Buku ini mengulas tentang kehendak bebas manusia,walaupun tipis isinya cukup berat. Isi di buku ini seperti pengantar tentang eksistensialisme, sebuah filsafat yang membahas kesadaraan keberadaan kita.

Pengantar Hermeneutika karya Prof. Bambang Sugiharto

Apakah kamu yakin apa yang sudah kamu ketahui itu satu-satunya kebenaran? Baik itu kebenaran agama, ideologi bahkan pengalaman hidupmu yang masih relevan atau semacamnya.

Semua hal adalah tafsir, manusia makhluk penafsir. Kita bisa saja bilang kalau gerhana bulan itu terjadi karena bayangan bumi, mari kita sepekati ini tafsir yang dibuat oleh para astronom. Namun bagi orang-orang jawa kuno, itu adalah darah dari Bhatara kala yang menelan Bulan.

Kedua hal diatas punya kualitas kebenaranya sendiri, astronom mengacu kepada pengamatan empiris dan model rasional matematis sedangkan para mistikus jawa kuno menggunakan kacamata cerita-cerita nenek moyang yang mencoba menjawab misteri alam dengan cerita.

Lalu apakah tafsir makna hidup kamu yang lahir ke dunia ini tanpa diminta? Jika hidup tak bermakna apa yang membuatmu tetap terus menbopong hari esok?

Selebihnya belum ditemukan, halaman ini akan diperbaharui sekiranya menemukan bacaan bagus

Enjoy this ? Please consider rooting for Yukari's craft.